Senin, 15 Desember 2008

Wanna Be Dancer (Grup Tari)


Wanna Be Dancer adalah salah satu pelopor grup tari dan gerak di Kota Bandung. Saya berkesempatan memotret mereka di sela-sela acara salah satu seminar di Hotel Ardjuna Bandung.

Riadi Rahardja (Pemilik Sekolah Foto)


Riadi Rahardja adalah orang dengan pribadi yang selalu semangat akan ide & gagasan dalam dunia fotografi. Saat ini beliau mengelola sekolah fotografi yang bernama "Inova Photography School" di Bandung.

Anton (Pelayan Gereja)


Saya mengenal anton sejak duduk di bangku SD. Saat itu sosok yang terekam dalam diri anton adalah seorang pria yang gemar membaca dan sangat cerdas. Beliau dapat menjawab segala pertanyaan seputar pengetahuan umum di dunia, dari mulai nama ibu kota, presiden dan kebudayaan negara. Saat ini Anton masih bekerja sebagai pelayan gereja di komplek Santo Yusuf di daerah sindanglaya-cipanas.

Prof.Dr.Bambang Sugiharto (Pakar Filsafat)


Pribadi nya yang sederhana tetapi penuh dengan wawasan dapat membuat kita terkagum-kagum dengan karisma yang dimiliki olehnya.
Suatu saat saya pernah bertanya tentang alasan mengapa beliau menyenangi filsafat.
Beliau pun menjawab dengan tegas bahwa karna dia sangat mencintai manusia.
Kalimatnya yang sangat terkenal adalah "Life Imitates Art".

Two Triple O (Musisi R&B)


Muda, Energik & Rendah Hati....begitulah kesan yang saya dapat ketika memotret para personil sebuah grup band yang bernama Two Triple O ini.
Beruntung mereka memiliki manajer seorang Jeffrey Waworuntu yang senantiasa hadir di tengah-tengah kegelisahan mereka.

Vina & Vani (Anak Kembar)


Vina & Vani adalah anak kembar.
Kedua orang tua mereka bekerja sebagai dokter.
Setiap harinya Vina & Vani selalu mengenakan baju yang sama.

Budi (Jenderal Polisi)


Saya memotret Pa Budi di kantornya ketika beliau masih menjabat sebagai Kepala Sekolah Pimpinan (Kasespim) Polri di Lembang.
Hobinya adalah lari pagi dan mengobrol tentang filosofi kehidupan.
Beliau selalu mengatakan bahwa hidup itu masalah memberi kepada orang lain.
Saat ini beliau menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Agama Budha RI.

Alfons (Desainer Grafis & Pelukis)


Alfons tengah memegang salah satu karya monumentalnya.
Lukisan tersebut ia buat ketika ia sedang 'high' dimana pada saat itu alfons tengah mabuk berat.
Saat ini alfons hidup bahagia bersama istri & kedua anaknya.

Minggu, 14 Desember 2008

Sarah Oscner (Artis Denmark)


Sarah sempat tinggal di kota bandung sekitar tahun 2003 bersama kedua orang tuanya.
Dia sangat menyukai kawasan braga karena menurutnya klasik.
Sarah pun sangat tertarik pada hal-hal yang menyangkut kebudayaan tradisi.

Tris (Instruktur Renang)


Hampir setiap hari waktunya dihabiskan dengan olah raga berenang dan fitness.
Karena Tris juga sangat menyukai "traveling", beberapa negara seperti Afrika, Australia,Selandia Baru,dll sudah disatroninya.

Sunu (Pelukis)


Sunu adalah seorang pelukis yang menganut aliran "pointilisme".
Dimana pada saat berkarya biasanya rotring atau tinta menjadi alat lukisnya.
Prosesnya adalah dengan cara membuat titik yang berulang-ulang sehingga terbentuk gambar atau imej.
Pernah suatu saat, Sunu mengalami 'stroke' karena hampir seminggu penuh menyelesaikan karyanya tanpa memperhatikan suplai makanan di tubuhnya.

Sonny Soeng (Pengusaha Restauran)


Beliau merupakan pemilik salah satu restauran ternama di kota bandung yang bernama Toko You.
Selain bisnis, bidang seni merupakan salah satu hal yang disukainya.
Terbukti banyak seniman yang kerap nongkrong di toko you miliknya.
Beliau adalah orang yang sangat memperhatikan kebersihan dan sangat peduli dengan perkembangan budaya kota.

Ma Eha (Pemilik Warung Nasi)


Ma Eha sudah puluhan tahun menjalankan usahanya dengan membuka warung nasi sederhana di salah satu sudut pasar tradisional di daerah cihapit-bandung.
Meski Ma Eha mempunyai sifat yang agak temperamen (mudah marah), tetapi sebenarnya beliau adalah seorang figur yang baik hati dan mudah tersenyum.
Saat ini Ma Eha dibantu oleh beberapa anaknya dalam hal mengelola warung miliknya.

Edi (Pria Terbelakang)


Saya bertemu edi di salah satu acara amal yang digagas oleh komunitas anak-anak cacat dan terbelakang di cafe trotoar-bandung.
Saya sangat tergugah, karena dengan segala kekurangan yang mereka miliki (meski mereka tidak merasakan hal seperti itu), mereka masih mempunyai keinginan untuk memberi sesuatu kepada orang lain.
Edi sebenarnya adalah seorang pria yang periang dan supel meski memiliki beberapa keterbatasan.

Rosid (Pelukis)


Rosid adalah seorang pelukis yang menggunakan pensil sebagai alat utama nya dalam membuat karya.
Dia begitu sederhana tetapi menjadi luar biasa ketika berkarya.
Saat ini dia tinggal di cigadung-bandung bersama istri dan kedua anak tercintanya.

Marius Widiarto (Pengusaha T-Shirt)


Mas Wied C59, begitu beliau biasa disapa akrab oleh para sahabatnya.
Beliau adalah pendiri C59, salah satu merk T-Shirt legendaris di Indonesia.
Banyak hal-hal filosofis yang selalu diberikan olehnya.
Diantaranya beliau pernah berkata bahwa dahulu kita sebagai manusia, dari tidak ada menjadi ada. Oleh karena itu sebagai manusia sudah sepatutnya lah kita berbuat sesuatu bagi orang lain agar kita tetap ada.

Sulhan Safi'i (Wartawan Tulis)


Pria sederhana dan cerdas yang biasa dipanggil aan ini selalu total dalam menjalankan pekerjaannya sebagai seorang jurnalis.
Beliau pernah menjabat sebagai Ketua Forum Diskusi Wartawan Bandung (FDWB).

Aldhira (Siswa SMU)


Aldhira biasa disebut aa, adalah seorang anak muda berumur 17 tahun yang bermimpi ingin menjadi produser musik.
Saat ini aa membantu orang tuanya untuk mengelola sebuah cafe sederhana di rumahnya.

Nurul (Fotografer Fashion)


Nurul merupakan salah satu fotografer wanita muda berbakat di indonesia.
Fotografer yang menyukai dandanan yang santai ini mulai memberanikan diri hijrah dari kota bandung menuju kota jakarta untuk membuktikan kemampuannya dalam fotografi.

Setiady Tanzil (Fotografer Salon)


Beliau merupakan salah satu sesepuh fotografer yang tinggal di bandung.
Karya-karyanya menghiasi genre piktorial dalam kancah dunia fotografi indonesia.
Meski sudah berumur tetapi semangatnya selalu menggebu-gebu terutama saat kita berbicara tentang dunia fotografi yang sangat digemarinya.

A.M. Kayat (Sang Bapak)


Beliau adalah ayah kandung yang saya miliki dimana sejak kecil telah menjadi anak yatim piatu.
Seluruh hidupnya didedikasikan untuk mengajar dan mengajar karena profesi seorang guru sudah menjadi darah daging baginya.
Semua nasihat dan wejangan yang beliau berikan kepada saya membuat saya yakin bahwa dalam diri setiap manusia pastilah terdapat sebuah kebaikan di dalamnya.

Sabtu, 13 Desember 2008

Toyip (Tukang Foto Keliling)


Meski usianya sudah mencapai 70 tahun lebih, tetapi pa toyip tetap semangat dalam menjalankan pekerjaannya sehari-hari sebagai seorang tukang foto keliling di alun-alun bandung.
Saat ini beliau masih menggunakan kamera analog (film) meskipun beberapa rekan sepekerjaannya ada yang sudah beralih ke kamera digital.

Aleta (Sang Keponakan)


Bayi kecil mungil ini adalah keponakan pertama saya.
Saya menunggu berjam-jam lamanya untuk dapat mengabadikan momen pertama saat aleta membuka matanya pertama kali.

Istiono (Polisi)


Beliau merupakan salah satu sahabat dekat saya yang memiliki profesi sebagai seorang Polisi, yang memiliki sejumlah bakat yang luar biasa di bidang musik, olah raga, fotografi, filsafat & bisnis.
Beliau pernah berucap bahwa seorang polisi yang baik adalah seorang polisi yang menyelesaikan setiap masalah yang ada dengan senyum dan bukan dengan kemarahan.
Saat ini beliau menjabat sebagai Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Sulawesi Utara.

Jusuf Kalla (Politikus)


Saat ini beliau menjabat sebagai Wakil Presiden Republik Indonesia.
Saya berkesempatan memotret beliau di rumah dinasnya di jalan diponegoro Jakarta sesaat sebelum beliau melakukan tugas hariannya.

Tante Ing (Pengusaha Foto)


Beliau akrab dipanggil dengan sebutan tante jonas.
Tante Ing merupakan salah satu pengusaha wanita sukses yang mendirikan Jonas Photo, salah satu studio foto ternama di Kota Bandung.
Tante Ing pernah berujar suatu saat bahwa salah satu hal yang harus kita lakukan bila ingin sukses di dunia bisnis adalah bahwa kita harus bisa mendisiplinkan diri kita sendiri sebelum mencoba mendisiplinkan orang lain.
Beliau juga pernah berkata bahwa kita harus bisa tidur dengan nyenyak ketika menjalankan sebuah usaha, dengan pengertian bahwa kita tidak boleh mencari musuh dan selalu menikmati pekerjaan kita.

Dewi (Model)


Seorang model yang enerjik dengan sebuah tato indah di punggungnya.
Tato tersebut menggambarkan figur "Cupid", seorang malaikat cinta dalam mitos yunani.

Audy (Musisi)


Audy.

Saat ini audy termasuk dalam salah satu jajaran vokalis muda asal indonesia yang sangat berbakat. Penampilannya sangat sederhana tetapi jiwanya selalu menggebu-gebu untuk terus berkarya.
Saya beruntung dapat memotret audy di salah satu rumah sahabat saya di Bandung, disela-sela kesibukannya dalam bermusik.

Gus Bim (Anak Bali)

Gus Bim.

Anak laki-laki ini dibesarkan disebuah keluarga sederhana di Bali.
Ayahnya merupakan peranakan Jawa-Bali dan ibunya seorang penari bali.
Saat ini Gus Bim tinggal di Bali bersama kedua orang tuanya.