Minggu, 14 Desember 2008

Edi (Pria Terbelakang)


Saya bertemu edi di salah satu acara amal yang digagas oleh komunitas anak-anak cacat dan terbelakang di cafe trotoar-bandung.
Saya sangat tergugah, karena dengan segala kekurangan yang mereka miliki (meski mereka tidak merasakan hal seperti itu), mereka masih mempunyai keinginan untuk memberi sesuatu kepada orang lain.
Edi sebenarnya adalah seorang pria yang periang dan supel meski memiliki beberapa keterbatasan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar