
Seorang petani di bali yang tanpa lelah menempuh puluhan kilometer setiap harinya dengan menggunakan sepeda untuk mencari nafkah bagi keluarganya.
Sebuah Foto Potret akan selalu abadi dan tak pernah lekang dimakan masa. Karena di sana akan selalu hadir sejumlah karakter dan ruh yang menyatu di dalamnya bagai sebuah hembusan angin, dimana kita selalu dapat merasakannya meski tak terlihat oleh mata telanjang. Fotografi dengan tegas merekam imaji-imaji visual dalam wajah setiap anak manusia dengan harapan bahwa kita sadar sepenuhnya bahwa kita ada dan selalu ada di jagat raya ini. (Galih Sedayu)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar